Selasa, 27 Agustus 2013

Eksepo 2013

Tulisan yang benar mestinya Expo tetapi dasar lidah Jawa tetangga sebelah rumah saya melafalkannya: Eksepo. Tidak apa-apa toh Eksepo lebih menarik untuk saya jadikan judul entri kali ini.
Maksud tetangga saya tadi hendak menyebut Kajen Expo 2013. Perlu Anda ketahui sudah dua hari ini Eksepo digelar. Tetangga kanan-kiri mulai manas-manasi Irenna, putri terkecil kami agar kami tak melewatkan begitu saja acara tahunan yang diselenggarakan oleh Pemkab Pekalongan.
Dua jam yang lalu, karena permintaan Irenna, kami berkunjung ke Eksepo. Ramai sekali ternyata.
Ada satu catatan (dari beberapa catatan saya): Semua petugas parkir di semua arena parkir sebaiknya diberi tanda khusus dengan dibekali karcis resmi dari panitia. Jangan beri kesempatan saudara kami untuk berlatih korupsi.

Jumat, 23 Agustus 2013

Jateng Baru


Hari ini, Jum’at Wage, 23 Agustus 2013 Jawa Tengah memiliki Gubernur baru.  Ini menandai dimulainya Jateng Baru. Jawa Tengah tanpa korupsi. Jawa Tengah tanpa apus-apusan.
Pak Ganjar, jadikan hari ini sebagai hari pertama untuk berkampanye pilgub mendatang. Mewujudkan pemerintahan yang ora ngapusi dan ora korupsi adalah kampanye yang sebenar-benarnya untuk menghadapi pilgub Jateng 2018.

Sabtu, 17 Agustus 2013

Lebih Peka

Tadi pagi saya ikut menjadi peserta upacara peringatan detik-detik proklamasi tingkat Kecamatan di lapangan olahraga Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
Dibalik kekhidmatan pelaksanaan upacara ada hal yang, menurut saya, sesuatu yang menarik. Di spanduk (dari Humas Pemkab Pekalongan) yang terpampang di atas tamu undangan bertuliskan: "..... HUT Kemerdekaan RI ke-68"  Berbeda dengan tulisan di spanduk, Komandan Upacara--seorang berbadan tegap berbaju loreng TNI--saat laporan kepada Inspektur Upacara dengan lantang mengatakan: ".... HUT Kemerdekaan Ke-68 RI".
Ternyata, militer lebih peka berbahasa.

Minggu, 11 Agustus 2013

Pilih Saya!

Sejak menjelang ramadhan baliho berisi foto dan iklan politik berbalut ucapan selamat menjalankan ibadah puasa sudah mulai bertebaran di pinggir-pinggir jalan. Pemasangan baliho lebih meruyak lagi di hari-hari mendekati idul fitri. Kita tentu tahu apa maksud untaian kata di balik lembaran-lembaran kain tersebut: Pilih Saya!

Jumat, 09 Agustus 2013

Untuk Saya

Seperti tahun-tahun yang lalu, idul fitri 1434 H kali ini saya masih mendapatkan ucapan selamat merayakan idul fitri dari teman-teman via sms. Entah sudah berapa puluh sms masuk ke ponsel saya. Dari puluhan sms berisi ucapan selamat idul fitri tersebut ada satu sms yang, saya tidak puas membacanya hanya satu-dua kali. Saya baca berkali-kali. Sebabnya sepele, di dalam sms itu ada terselip nama saya. Inilah satu-satunya sms yang benar-benar ditulis dan dikirim untuk saya.

Minggu, 28 Juli 2013

Cemerlang


Terkait dengan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) ada kebijakan baru dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan. Kebijakan yang agak berbeda dengan kabupaten-kabupaten tetangga.  Hal ini bisa dimengerti karena otonomi daerah.
Kebijakan yang saya maksudkan adalah, sebelum pencairan TPG mulai pencairan tri wulan ke-3 tahun 2013 setiap guru penerima tunjangan profesi wajib melengkapi administrasi yang berjumlah 25 butir. Dua puluh lima butir itu adalah sebagai berikut: (1) SK pembagian tugas mengajar, (2) Jadwal Pelajaran, (3) Program Tahunan, (4) Program Semester, (5) Silabus, (6) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, (7) Pembelajaran Sesuai Jadwal, (8) Buku Teks dan Buku Referensi, (9) Instrumen, kunci, rubrik, dan kriteria penilaian UH, (10) Instrumen, kunci, rubrik, dan kriteria penilaian UTS, (11) Instrumen, kunci, rubrik, dan kriteria penilaian UAS, (12) Koreksi hasil Ulangan, (13) Program dan Instrumen Penugasan Terstruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur, (14) Dokumentasi hasil PT dan KMTT, (15) Buku Daftar Nilai, (16) Analisis UH, (17) Program Remidial, (18) Program Pengayaan, (19) Tugas Tambahan dan Data Administrasi, (20) Buku Agenda dan Jurnal Mengajar, (21) Permendiknas no 22, 23 Tahun 2006 dan no 20 Tahun 2007,  (22) Panduan Pengembangan Silabus, Bahan Ajar, dll.  (23) Kegiatan Pengembangan Bahan Ajar, (24) Karya Ilmiah Populer, dan (25) Laporan Penelitian Tindakan Kelas.
Woww. Sebuah terobosan yang muncul dari pemikiran yang cemerlang. Di kalangan kami, para guru, awalnya memang ada sedikit kegalauan tetapi kami optimistis dengan langkah seperti ini tunjangan profesi yang kadangkala bikin galau--karena tercecer satu-dua bulan dalam satu tahun-- tahun ini bisa dicairkan 12 bulan!

Rabu, 03 Juli 2013

Lama Banget

Terprovokasi oleh Endy J. Kurniawan lewat bukunya Think Dinar! Seorang teman pernah memaksa diri untuk mengambil sebagian tabungannya di bank. Uang tabungan yang diambilnya tersebut digunakan untuk memesan sekeping logam mulia (LM).
Atas beberapa pertimbangan teman saya yang gemar bersepeda ini  saat itu memutuskan untuk memilih Pegadaian sebagai tempat pemesanan keping LM. Ia datangi Pegadaian. Ia pesan satu keping LM seberat 10 gram dan ia membayarnya kontan.
Ini pengalamannya (siapa tahu bermanfaat) untuk kita: "Membeli keping emas di Pegadaian harus bersabar. Perlu waktu sedikitnya dua bulan untuk bisa mengambil pesanan kita".
Oh, gitu.... lama banget!